<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments for ZAIM SAIDI</title>
	<atom:link href="http://www.zaimsaidi.org/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zaimsaidi.org</link>
	<description>Menegakkan Pilar yang Runtuh</description>
	<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 19:10:51 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
		<item>
		<title>Comment on Bank Indonesia Milik Siapa? by zaim</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2011/04/bank-indonesia-milik-siapa/#comment-198</link>
		<dc:creator>zaim</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2011 08:12:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=187#comment-198</guid>
		<description>Ibnu, saya kasih satu saja bukti tambahan selain the Fed ya:

Namanya memang  Central Bank of teh Republik of Turkey, sekarang. Dulunya adalah Ottoman Bank. Ini keterangannya: 

A bank, under the name of the "Central Bank of the Republic of Turkey", is hereby established in the form of a joint stock company with the exclusive privilege of issuing banknotes in Turkey. The capital of the Bank consisted of 135.000 shares. The 80.000 of which were bought by English Group, and 50.000 of which by French Group, whereas 5.000 shares were allocated to Ottomans.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ibnu, saya kasih satu saja bukti tambahan selain the Fed ya:</p>
<p>Namanya memang  Central Bank of teh Republik of Turkey, sekarang. Dulunya adalah Ottoman Bank. Ini keterangannya: </p>
<p>A bank, under the name of the &#8220;Central Bank of the Republic of Turkey&#8221;, is hereby established in the form of a joint stock company with the exclusive privilege of issuing banknotes in Turkey. The capital of the Bank consisted of 135.000 shares. The 80.000 of which were bought by English Group, and 50.000 of which by French Group, whereas 5.000 shares were allocated to Ottomans.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bank Indonesia Milik Siapa? by ibnu</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2011/04/bank-indonesia-milik-siapa/#comment-196</link>
		<dc:creator>ibnu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 16:18:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=187#comment-196</guid>
		<description>Berikut ini bukanlah bank sentral:
- Deutsche Bank 
- Sanghai and Hong Kong Bank ---&#62; harusnya "Hong Kong and Shanghai" 
- National Bank of Marocco 
- National Bank of Egypt 
- Imperial Ottoman Bank

Yang benar bank sentral adalah:
- Deutsche Bundesbank
- Hong Kong Monetary Authority
- Bank Al-Maghrib
- The Central Bank of Egypt
- The Central Bank of the Republic of Turkey

Ibaratnya, BNI vs BI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini bukanlah bank sentral:<br />
- Deutsche Bank<br />
- Sanghai and Hong Kong Bank &#8212;&gt; harusnya &#8220;Hong Kong and Shanghai&#8221;<br />
- National Bank of Marocco<br />
- National Bank of Egypt<br />
- Imperial Ottoman Bank</p>
<p>Yang benar bank sentral adalah:<br />
- Deutsche Bundesbank<br />
- Hong Kong Monetary Authority<br />
- Bank Al-Maghrib<br />
- The Central Bank of Egypt<br />
- The Central Bank of the Republic of Turkey</p>
<p>Ibaratnya, BNI vs BI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pat Gulipat Bank Ketupat by Mark</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2008/12/pat-gulipat-bank-ketupat/#comment-190</link>
		<dc:creator>Mark</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 17:24:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=73#comment-190</guid>
		<description>Maksud Pak Zaim secara implisit, Bank Lippo bermasalah? Pak Zaim nampaknya harus lebih banyak membaca berita :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maksud Pak Zaim secara implisit, Bank Lippo bermasalah? Pak Zaim nampaknya harus lebih banyak membaca berita <img src='http://zaimsaidi.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tiada Kepemimpinan Tanpa Ketaatan by abu idris</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2011/02/tiada-kepemimpinan-tanpa-ketaatan/#comment-176</link>
		<dc:creator>abu idris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 05:00:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=173#comment-176</guid>
		<description>Negara Islam adalah Daulah Khilafah yang dipimpin oleh seorang Khalifah yang telah runtuh pada tahun 1924.

Lihatlah Blog Ar Rayah World News
http://ibnuyassir.blogspot.com/

Untuk mengetahui perkembangan terkini kebangkitan KHILAFAH.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Negara Islam adalah Daulah Khilafah yang dipimpin oleh seorang Khalifah yang telah runtuh pada tahun 1924.</p>
<p>Lihatlah Blog Ar Rayah World News<br />
<a href="http://ibnuyassir.blogspot.com/" rel="nofollow">http://ibnuyassir.blogspot.com/</a></p>
<p>Untuk mengetahui perkembangan terkini kebangkitan KHILAFAH.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Syariat Islam, Bahtera Nuh Terakhir by Ekonomi Islam</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2011/01/syariat-islam-bahtera-nuh-terakhir/#comment-161</link>
		<dc:creator>Ekonomi Islam</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2011 16:34:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=169#comment-161</guid>
		<description>Salam kenal Pak Zaim, saya sedang belajar ekonomi islam. Blog saya juga membahas permasalahan2 ekonomi islam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal Pak Zaim, saya sedang belajar ekonomi islam. Blog saya juga membahas permasalahan2 ekonomi islam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Syariat Islam, Bahtera Nuh Terakhir by MZ Arifin.</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2011/01/syariat-islam-bahtera-nuh-terakhir/#comment-160</link>
		<dc:creator>MZ Arifin.</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2011 07:37:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=169#comment-160</guid>
		<description>sekitar 70% jamaah masjid2 belum hafal terjemahan faatihah, 
belum bisa untuk dukung penegakan hukum islaam.
harus segera diatasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sekitar 70% jamaah masjid2 belum hafal terjemahan faatihah,<br />
belum bisa untuk dukung penegakan hukum islaam.<br />
harus segera diatasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Salah Kelola Zakat dan Sedekah by ine</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2010/09/salah-kelola-zakat-dan-sedekah/#comment-137</link>
		<dc:creator>ine</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2010 06:11:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=163#comment-137</guid>
		<description>Lalu bagaimana dengan Qurban yang dikemas dalam kaleng, Pak Zaim Saidi? 
trimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lalu bagaimana dengan Qurban yang dikemas dalam kaleng, Pak Zaim Saidi?<br />
trimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Saatnya Beralih ke Dinar Emas by zaim</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2010/07/saatnya-beralih-ke-dinar-emas/#comment-120</link>
		<dc:creator>zaim</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Sep 2010 07:59:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=159#comment-120</guid>
		<description>@aditya: silakan membaca halaman FAQ Wakala Induk Nusantara http://www.wakalanusantara.com/faq.php

kalau ada yang kurang jelas bisa kirim email ke info@wakalanusantara.com untuk respon segera</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@aditya: silakan membaca halaman FAQ Wakala Induk Nusantara <a href="http://www.wakalanusantara.com/faq.php" rel="nofollow">http://www.wakalanusantara.com/faq.php</a></p>
<p>kalau ada yang kurang jelas bisa kirim email ke <a href="mailto:info@wakalanusantara.com">info@wakalanusantara.com</a> untuk respon segera</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Saatnya Beralih ke Dinar Emas by aditya</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2010/07/saatnya-beralih-ke-dinar-emas/#comment-119</link>
		<dc:creator>aditya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 04:11:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=159#comment-119</guid>
		<description>Assalamualaikum wr.wb.

Saya ingin bertanya mengenai Wakala Nusantara yang saya dapatkan dari
membaca website www.wakalanusantara.com.

1. Apakah Wakala Nusantara merupakan satu-satunya partner dari PT.
Logam Mulia untuk melakukan pemesanan dinar dan dirham di Indonesia?
Adakah selain wakala nusantara yang juga menerbitkan koin dinar emas
dan dirham perak di Indonesia?

2. Adakah hubungan antara Wakala Nusantara dengan Gerai Dinar milik
Pak Muhaimin Iqbal di website www.geraidinar.com?

3. Dasar perhitungan harga berapakah yang dilakukan oleh Wakala
Nusantara dalam menentukan nilai tukarnya dengan rupiah?

4. Berapa banyak pedagang yang sudah melakukan akad jual beli dengan
menggunakan dinar dan dirham yang dikeluarkan oleh Wakala Nusantara?

5. Bila ingin membeli di wakala apakah hanya dinar dan dirham saja
yang tersedia? Apakah satuan yang lebih kecil ataupun besar juga
tersedia (dinarmayn,daniq) ?

6. Desain untuk dinar dan dirham di tiap negara tentunya berbeda-beda?
Siapakah yang menentukan desain tersebut?

7. Struktur organisasi wakala sendiri seperti apa?

8. Apakah ada pajak dalam setiap penjualan produk dinar dan dirham
dari Wakala Nusantara?

Terima Kasih atas tanggapannya, Semoga memberikan pencerahan bagi saya.

Wa'alaikumsalam wr. wb.

Aditya Rosadi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr.wb.</p>
<p>Saya ingin bertanya mengenai Wakala Nusantara yang saya dapatkan dari<br />
membaca website <a href="http://www.wakalanusantara.com" rel="nofollow">http://www.wakalanusantara.com</a>.</p>
<p>1. Apakah Wakala Nusantara merupakan satu-satunya partner dari PT.<br />
Logam Mulia untuk melakukan pemesanan dinar dan dirham di Indonesia?<br />
Adakah selain wakala nusantara yang juga menerbitkan koin dinar emas<br />
dan dirham perak di Indonesia?</p>
<p>2. Adakah hubungan antara Wakala Nusantara dengan Gerai Dinar milik<br />
Pak Muhaimin Iqbal di website <a href="http://www.geraidinar.com?" rel="nofollow">http://www.geraidinar.com?</a></p>
<p>3. Dasar perhitungan harga berapakah yang dilakukan oleh Wakala<br />
Nusantara dalam menentukan nilai tukarnya dengan rupiah?</p>
<p>4. Berapa banyak pedagang yang sudah melakukan akad jual beli dengan<br />
menggunakan dinar dan dirham yang dikeluarkan oleh Wakala Nusantara?</p>
<p>5. Bila ingin membeli di wakala apakah hanya dinar dan dirham saja<br />
yang tersedia? Apakah satuan yang lebih kecil ataupun besar juga<br />
tersedia (dinarmayn,daniq) ?</p>
<p>6. Desain untuk dinar dan dirham di tiap negara tentunya berbeda-beda?<br />
Siapakah yang menentukan desain tersebut?</p>
<p>7. Struktur organisasi wakala sendiri seperti apa?</p>
<p>8. Apakah ada pajak dalam setiap penjualan produk dinar dan dirham<br />
dari Wakala Nusantara?</p>
<p>Terima Kasih atas tanggapannya, Semoga memberikan pencerahan bagi saya.</p>
<p>Wa&#8217;alaikumsalam wr. wb.</p>
<p>Aditya Rosadi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Satu Keluarga, Satu Dinar (Siapa Menguasai Emas?) by fahmi</title>
		<link>http://zaimsaidi.org/2009/04/satu-keluarga-satu-dinar-siapa-menguasai-emas/#comment-117</link>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 10:09:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaimsaidi.org/?p=107#comment-117</guid>
		<description>iya betul saya sangat setuju sekali, kurangnya pengenalan pada masyarakat sangatlah kurang... gimana kalo setiap wakala memperkenalkan lewat pengajian rutinnya di masjid atau perkenalan rumah ke rumah.. itu kan bisa lebih cepat tau masyarakatnya...

bisa saja pengenalan dengan mengunjungi toko-toko atau warung yang dekat dengan wakala ataupun bisa lebih luas lagi ke luar daerah wakala misalnya...... dengan mengenalkannya InsyaAlloh masyarakat akan lebih tau lagi..

yang saya perhatikan wakala ke wakala paling cuma nunggu undangan untuk memberikan penjelasan tentang dinar dirham itu sendiri...

saya pun ikut mendukung Gerakan Satu Keluarga Satu Dinar.InsyaLlah
semoga WIN (dinar dirham) lebih tau lagi oleh banyak orang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya betul saya sangat setuju sekali, kurangnya pengenalan pada masyarakat sangatlah kurang&#8230; gimana kalo setiap wakala memperkenalkan lewat pengajian rutinnya di masjid atau perkenalan rumah ke rumah.. itu kan bisa lebih cepat tau masyarakatnya&#8230;</p>
<p>bisa saja pengenalan dengan mengunjungi toko-toko atau warung yang dekat dengan wakala ataupun bisa lebih luas lagi ke luar daerah wakala misalnya&#8230;&#8230; dengan mengenalkannya InsyaAlloh masyarakat akan lebih tau lagi..</p>
<p>yang saya perhatikan wakala ke wakala paling cuma nunggu undangan untuk memberikan penjelasan tentang dinar dirham itu sendiri&#8230;</p>
<p>saya pun ikut mendukung Gerakan Satu Keluarga Satu Dinar.InsyaLlah<br />
semoga WIN (dinar dirham) lebih tau lagi oleh banyak orang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

